Kampanye Prioritas
Kampanye Prioritas berfokus pada isu-isu kesehatan utama yang menjadi perhatian Kementerian Kesehatan RI. Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak maksimal bagi kesehatan masyarakat Indonesia melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan.
Detail Kampanye
Gerakan Anak Bergizi

Penyelenggara: Direktorat Gizi Masyarakat
Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa siswi dalam membiasakan konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), makan makanan dengan menu gizi seimbang dan aktivitas fisik.
Apa Itu Gerakan Aksi Bergizi?
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat diderita oleh semua kelompok umur dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut. Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa proporsi remaja putri usia 5-14 tahun sebesar 26.8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah telah melakukan berbagai upaya melalui pendidikan gizi seimbang, fortifikasi pangan, dan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) mulai dilakukan pada tahun 2016 dengan minum TTD 1 tablet per minggu sepanjang tahun bagi remaja putri. Walaupun TTD telah dilakukan, prevalensi anemia masih tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya faktor implementasi program TTD di sekolah belum seragam.
Kegiatan #AksiBergizi dilaksanakan dengan tiga intervensi utama, yaitu:
- Sosialisasi dan Minum TTD bersama di sekolah/madrasah setiap minggu
- Edukasi gizi seimbang dengan tujuan meningkatkan asupan makan yang bergizi seimbang dan komprehensif. Implementasi program tertentu ditekankan dengan TRIAS UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat
- Komunikasi untuk perubahan perilaku gizi (contoh: video edukasi dan teks)
Bagaimana Gerakan Aksi Bergizi dilaksanakan?
Gerakan ini melibatkan berbagai pihak untuk melaksanakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Indonesia. Setiap sekolah dan madrasah diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung program ini melalui kegiatan rutin mingguan.
Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini?
- Kementerian Kesehatan RI
- Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota
- Puskesmas
- Sekolah dan Madrasah (SMP/SMA/SMK/Sederajat)
- Organisasi profesi (IDI, IDAI, PERSAGI, dll)
- Mitra pembangunan (UNICEF, WHO, dll)
Tertarik Bergabung?
Daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari perubahan menuju Indonesia yang lebih sehat!